Rabu, 4 November 2026 · 24 Jumadilawal 1448 H
Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Islam Al-Kifayah Riau

Mahasiswa PIAUD A22 STAI Al-Kifayah Riau Gelar Praktik Mata Kuliah Tamaddun Melayu dengan Memasak Hidangan Khas Melayu

Kegiatan

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAI Al-Kifayah Riau kelas A22 sukses menggelar praktik mata kuliah

 Tamaddun Melayu dengan memasak dan menghidangkan beragam masakan khas Melayu. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran yang diampu oleh Dr. Ellya Roza, M.Hum, yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya kuliner Melayu kepada mahasiswa.

Dalam praktik ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori tentang sejarah dan nilai-nilai dalam budaya Melayu, tetapi juga secara langsung memasak berbagai hidangan tradisional yang menjadi bagian dari warisan kuliner masyarakat Melayu. Dengan penuh semangat, mahasiswa menyiapkan bahan-bahan, memasak, hingga menyajikan hidangan dengan tata cara khas Melayu yang sarat akan nilai estetika dan filosofi.

Dr. Ellya Roza, M.Hum., selaku dosen pengampu mata kuliah, menyampaikan bahwa melalui praktik ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami lebih dalam bagaimana budaya Melayu tidak hanya hadir dalam aspek sastra dan adat istiadat, tetapi juga dalam kuliner yang kaya rasa serta memiliki makna tersendiri dalam setiap sajiannya.

“Kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk menanamkan rasa cinta mahasiswa terhadap budaya Melayu, sehingga mereka dapat menjadi generasi yang turut melestarikan tradisi ini dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Setelah proses memasak selesai, hidangan yang telah disiapkan tidak hanya dinikmati oleh mahasiswa, tetapi juga dicicipi oleh pimpinan dan pegawai STAI Al-Kifayah Riau, yang turut hadir dalam kegiatan ini. Ketua STAI Al-Kifayah Riau, Dr. Zalisman, S.Pd., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras mahasiswa dalam menghidupkan kembali cita rasa khas Melayu melalui praktik ini.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menumbuhkan kecintaan mahasiswa terhadap budaya Melayu. Tidak hanya sekadar teori di kelas, tetapi langsung dipraktikkan dengan melibatkan pengalaman memasak dan berbagi dengan lingkungan kampus. Semoga semangat pelestarian budaya ini terus tumbuh di kalangan mahasiswa STAI Al-Kifayah Riau,” ujar Dr. Zalisman.

Mahasiswa yang mengikuti praktik ini merasa antusias dan senang karena bisa langsung merasakan pengalaman memasak hidangan Melayu, sekaligus memahami makna di balik setiap sajian. Kegiatan ini ditutup dengan sesi makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan penghormatan terhadap budaya Melayu yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan.

Dengan adanya praktik seperti ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan akademik, tetapi juga memiliki pengalaman langsung yang dapat menjadi bekal dalam memahami dan mempraktikkan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari.